Lala Atila Feat Ari Blothong Gemparkan Ranah Campursari

Sumber foto : Youtube LOKAL MUSIKLOPEDIA

Perempuan berparas imut ini dikenal sebagai penyanyi campursari dengan lagu andalannya berjudul “Rasah Bali.” Belakangan ini, Lala Atila kerap mencuri perhatian penikmat lagu campursari, seiring dengan biodata tentangnya yang mulai dicari banyak orang.

Lagu terbarunya, “Asmoro Wedho,” telah ditonton jutaan orang. Lagu ini merupakan kolaborasi dengan Ari Blothong dari band tradisional Jawa Timur, Kyai Kanjeng. Diciptakan oleh Sri Narendra Kalaseba, “Asmoro Wedho” bercerita tentang kesucian cinta kasih. Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat posisinya di dunia musik tradisional tetapi juga menunjukkan kemampuannya dalam berkolaborasi dengan berbagai artis berbakat.

Sejak usia 14 tahun, ketika duduk di bangku kelas 3 SMP, Lala Atila telah menjadi sinden di berbagai acara seperti pernikahan dan hajatan. Kepiawaiannya bernyanyi ternyata berasal dari sang ibu, yang juga seorang sinden, sementara ayahnya adalah pelaku seni tembang Jawa. Keluarganya yang erat dengan dunia seni tradisional Jawa memberi pengaruh besar pada perkembangan bakat Lala Atila.

Pada usia 17 tahun, Lala Atila sudah menorehkan banyak prestasi berkaitan dengan budaya Jawa, termasuk lomba tembang dan menyanyi lagu Jawa. Tidak hanya itu, ia juga pernah menjadi juara lomba dongeng berbahasa Jawa, menunjukkan bahwa bakatnya tidak hanya di bidang musik tetapi juga di seni cerita tradisional. Prestasi-prestasi ini menunjukkan dedikasinya yang kuat terhadap pelestarian budaya Jawa.

Lala Atila tidak malu membawakan lagu-lagu Jawa yang mungkin sebagian anak muda memandang kuno. Sebaliknya, ia bangga dengan menggunggah penampilannya saat menjadi sinden di media sosialnya. Kebanggaannya terhadap budaya Jawa tercermin dari bagaimana ia membawa diri dan karya-karyanya, menginspirasi banyak anak muda untuk lebih menghargai dan melestarikan warisan budaya mereka.

Lala Atila adalah contoh nyata bagaimana generasi muda bisa menghidupkan dan merayakan budaya tradisional melalui bakat dan dedikasi. Dengan setiap lagu dan penampilannya, ia terus menunjukkan bahwa musik tradisional Jawa masih relevan dan bisa dinikmati oleh semua kalangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here