Penyanyi sinden Jawa yang dikenal dengan suara khasnya, Niken Salindry, turut meramaikan single cover lagu “Lestari”. Dalam balutan aransemen campursari, Niken Salindry berhasil memberikan nuansa tradisional yang kental pada lagu berbahasa Jawa ini, menjadikannya semakin istimewa dan dekat dengan budaya Jawa.
“Lestari” adalah karya ciptaan Dru Wendra Wedhatama dan Vitto Fernanda yang sebelumnya dipopulerkan oleh Wahyu F. Giri. Lagu ini memuat lirik puitis yang mengisahkan kekaguman dan rasa cinta tulus seorang pria kepada pujaan hatinya. Salah satu bagian liriknya, “Rasa cinta sungguh-sungguh semoga mencapai kebahagiaan,” menggambarkan harapan mendalam untuk mencapai kebahagiaan sejati melalui cinta yang tulus.
Versi Niken Salindry dari “Lestari” menonjol dengan aransemen campursari yang mendalam, memadukan elemen-elemen tradisional Jawa dengan sentuhan modern. Suara khas Niken sebagai sinden Jawa menambah kedalaman emosional pada lagu ini, memberikan pengalaman mendengarkan yang autentik dan penuh perasaan.
Niken Salindry tidak hanya menyanyikan lagu ini dengan penuh penghayatan, tetapi juga berhasil menghadirkan elemen tradisional yang membuat pendengar merasa seolah-olah dibawa kembali ke masa lalu yang penuh dengan nilai-nilai luhur budaya Jawa. Keberhasilannya dalam menginterpretasikan “Lestari” dengan sentuhan campursari ini menunjukkan kemampuannya dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya melalui musik.
Lagu “Lestari” versi Niken Salindry sudah bisa dinikmati di kanal YouTube Aneka Safari Records. Dengan produksi yang berkualitas, video klipnya juga menghadirkan visual yang sejalan dengan tema tradisional lagu ini, semakin memperkuat kesan yang ingin disampaikan.
Niken Salindry melalui “Lestari” berhasil menghadirkan karya yang tidak hanya memikat telinga tetapi juga menyentuh hati para pendengar. Dengan lirik yang puitis dan aransemen musik yang kental akan tradisi, lagu ini menjadi sebuah persembahan istimewa bagi para pecinta musik Jawa. Dukungan dan apresiasi dari para penggemar tentu sangat berarti bagi Niken dalam melanjutkan karya-karya bermakna lainnya di masa depan.

