Sumber foto : twitter.com/whatsonANTV
Okelah Raja dangdut kita bisa sepakat Bang H. Rhoma Irama, tapi perihal predikat Ratu Dangdut? Nah ini masih menjadi hal yang debatable bagi beberapa pihak maupun para fansnya. Ada dua nama penting yang akan kita bahas di sini, Elvy Sukaesih dan Rita Sugiarto. Gimana? Sudah bisa memilih satu nama diantara kedua itu untuk kamu pilih sebagai Ratu Dangdut? Atau mungkin kamu sebagai diehard fans dari salah satunya malah sudah meledak-ledak ingin meneriakkan nama idolamu? Sabar. Sruput dulu kopinya biar relax. Karena pembahasan kita kali ini disponsori oleh kopi anu.., belum ada sih sebenernya, yaudalahya, Lets go, kita bahas!
Sumedang, Juni 1951 perempuan manis terlahir dengan nama Else Sukaesih. Kesukaannya terhadap musik Indonesia yang kala itu di daerah tempat tinggalnya didominasi oleh musik-musik dangdut membuatnya bermimpi untuk menjadi penyanyi dangdut yang bisa dikenal dan disukai karyanya oleh semua orang. Tidak hanya orangtua, namun teman-teman dan lingkungannya bisa dengan jelas melihat bakat yang luar biasa dari Else. Dan berkat dukungan dari semuanya Else bertransformasi menjadi Elvy yang konon nama panggung tersebut diambil dari salah satu novel kesayangannya. Ya, hingga kini semua memanggilnya Elvy Sukaesih.
Dengan segudang pengalaman pentas, prestasi lomba menyanyi, dan festival dari panggung ke panggung, di usianya yang belum genap 20 tahun Elvy sudah menjadi penyanyi pendamping Rhoma Irama dimana Ia diikutsertakan dalam perjalanan kiprah bermusik Sang Raja Dangdut di sejumlah judul album Orkes Melayunya. Album solo pertamanya pun lahir dibantu oleh orkes Melayu Bunga Nirwana pimpinan Noor Hasan yang dirilis pada tahun 1978 di bawah label Purnama dengan judul Cubit2an. Dan album tersebut menjadi titik lontar awal yang mengantarkannya pada level kasta tertinggi penyayi dangdut wanita di Indonesia.
Hingga hari ini beliau menjadi salah satu sosok insan dangdut yang menyimpan segudang penghargaan bergengsi terbanyak, puluhan judul album atau bahkan 1500an judul lagunya pernah mewarnai industri musik dangdut tanah air. Dan nama Elvy Sukaesih bukan hanya “pernah”, tapi juga “berhasil” di dunia film, wajahnya kerap muncul dan beradu akting bersama jajaran aktor terbaik di layar kaca maupun layar lebar.
Di sini sisi menariknya ; kamu mungkin familiar dengan kutipan “setiap orang ada masanya dan setiap masa ada orangnya” tapi di masa itu, pada timeline dan universe yang sama, selain Elvy muncul satu orang berbeda namun memiliki kisah perjuangan karir yang sama-sama dahsyat sekaligus sulit untuk dibandingkan. Sangat sulit.
Hello Dangdut! Seperti sudah menjadi theme song atau chant yang mengguncang juga “menggoyang” industri musik dunia. Dunia? Yes kamu nggak salah dengar, lagu-lagunya sempat beredar dan video klipnya pernah tayang dibeberapa negara. Lagu-lagu tersebut ditulis sendiri oleh tangan jenius seorang perempuan muda, penyanyi, dan pencipta lagu yang seolah menancapkan bendera kejayaan musik dangdut di era derasnya invasi musik barat ke tanah air.
Every body meet, Rita Sugiarto! Diva muda ini muncul mencuri perhatian dari tanah Jawa. Semarang. Di usianya yang ke 13 dengan didukung oleh keluarga dan musisi daerahnya Rita memutuskan untuk hijrah dan bertaruh nasib di Jakarta. Lagi-lagi jiwa scouting Bang Haji Rhoma tidak bisa tinggal diam melihat berlian yang belum terasah itu mencuri perhatiannya. 1976 here we go. Layaknya bursa transfer bola yang memanas kala itu, Rita didapuk sebagai tim inti Soneta Group. Alhasil setiap lagu-lagu yang dirilisnya bersama Rita selalu laris manis di pasaran dan tak pernah absen untuk mendapatkan platinum award.
Setiap lagu dalam puluhan albumnya selalu menjadi topchart dangdut, prestasi serta penghargaan dangdut tak ada satupun yang luput, dari Juara I Pop Singer Tingkat Jawa Tengah, Penyanyi Dangdut Wanita terbaik Anugerah Dangdut Indonesia, hingga Pemenang Lifetime Achievement Indonesia Dangdut Award.
Mungkin kamu mau protes “ah Umi Elvy juga punya semua penghargaan itu”.
Maka kami akan jawab bukan hanya penghargaan, tapi kerja keras, dedikasi tinggi, konsistensi, kreatifitas, kecintaanya terhadap seni musik Dangdut, dan menjaga nilai-nilai tertentu, seperti santun dan rendah hati. Meski mungkin dari kita ada yang berbeda pendapat tentang siapa Ratu Dangdut sebenarnya, namun rasanya kita semua sepakat bahwa keduanya adalah Diva dangdut Indonesia yang kontribusinya begitu signifikan terhadap perkembangan dan popularitas musik dangdut di Indonesia dan di beberapa negara tetangga.
Tapi kalo kamu tanya siapa Ratu Dangdut pilihan kami?
Maka kami akan jawab Ellya Khadam hahahaha.
Kita bahas nanti di bahasan selanjutnya Yes!




